Meningkatkan Aktivitas Belajar Tanggung Jawab, dan Motorik Halus Anak Melalui Model Project-Based Learning (PjBL)-Make A Match
DOI:
https://doi.org/10.59329/gawi.v4i2.172Keywords:
Aktivitas, Tanggung Jawab, Motorik Halus, PJBL, Make a Match, Fun CookingAbstract
Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar anak, kemampuan tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak yang disebabkan oleh pembelajaran bersifat abstrak, kurang menarik, kurang bermakna, dan bersifat satu arah. Solusi permasalahan ini menggunakan model PjBL Make a Match dengan kegiatan fun cooking. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mengetahui peningkatan aktivitas belajar, kemampuan tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini berjumlah berjumlah 14 anak. Hasil penelitian pada aktivitas anak menunjukkan peningkatan pada pertemuan ke 4 yaitu pada angka 64%, kemampuan tanggung jawab anak mengalami peningkatan secara klasikal menjadi 79% pada pertemuan 4, dan hasil perkembangan motorik halus anak juga mengalami peningkatan secara klasikal yaitu menjadi 79% pada perkenalan 4. Penelitian ini bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih pembelajaran, menjadi masukan untuk memperbaiki kekurangan pembelajaran, dan referensi untuk penelitian selanjutnya.
References
Ariana, L., & Novitawati. (2023). Mengembangkan kemampuan anak dalam mengontrol gerakan tangan menggunakan otot halus melalui kombinasi model project based learning dan model direct instructions pada kegiatan mozaik. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(3), 32–41. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i3.10065
Aslamiah, & Agusta, A. R. (2015). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada tema ekosistem dengan muatan ipa menggunakan kombinasi model pembelajaran inquiry learning, somatic, auditory, visualization, intellectually (savi) dan team game tournament (tgt) pada kelas 5b sdn sungai miai 7. Jurnal Paradigma, 10(1), 67–76.
Aslamiah, Irawati, A., & Saleh, M. (2019). Relationship between the principal role, motivation and satisfaction with the performance of elementary school teacher. Journal of K6, Education, and Management (J-K6EM), 2(2), 87–96. https://doi.org/10.11594/jk6em.02.02.02
Busa, E. N. (2023). Faktor yang mempengaruhi kurangnya keaktifan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(2), 114–122.
Fatimah, M., Aslamiah, & Purwanti, R. (2021). Mengembangkan aktivitas belajar, kreativitas dan aspek motorik halus anak menggunakan model explicit instruction, permainan puzzle dan kegiatan melipat pada kelompok a tk aisyiyah bustanul athfal 43 banjarmasin. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 1(2), 34–41. https://doi.org/10.20527/jikad.v1i2.4298
Halimatussadiah, Rohendi, E., & Halimah, L. (2017). Pengembangan karakter tanggung jawab anak melalui kegiatan cooking class. Jurnal Cakrawala Dini.
Hamid. (2020). Profesionalisme guru dalam proses pembelajaran aktualitas. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(01), 1–17.
Hayyi, A., Zurqoni, & Rhendica. (2023). Pengaruh strategi pembelajaran aktif terhadap motivasi dan hasil belajar pendidikan agama Islam sekolah menengah pertama di Samarinda. JIP: Jurnal Inspiratif Pendidikan, 12(1), 261–273. https://doi.org/10.24252/ip.v12i1.40835
Heryati, Y. (2023). Melatih keterampilan komunikasi siswa melalui model steam dalam materi teks prosedur bahasa indonesia. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 301–317. https://doi.org/10.29300/disastra.v5i2.3255
Hidayati, I. W., Azura, N., & Noviyanti, S. (2022). Strategi pembelajaran aktif pada sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(3), 216–221. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i3.4295
Hikmah. (2019). Perkembangan dan belajar anak usia dini. Modul 2 PPG Bagi Guru PAUD. Kemendikbud.
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan. Yayasan Mitra Netra.
Jainiyah, Fahrudin, F., Ismiasih, & Ulfah, M. (2023). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 1304–1309. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.284
Lismadiana. (2013). Peran perkembangan motorik pada anak usia dini. Jurnal Ilmiah Olahraga.
Lubis, M. Y. (2019). Mengembangkan sosial emosional anak usia dini melalui bermain. Generasi Emas Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 47–58.
Maharani, D., & Cinantya, C. (2024). Mengembangkan motivasi, aktivitas belajar dan aspek bahasa menggunakan model direct intruction, make a match dengan media kartu huruf bergambar. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 44–56. https://doi.org/10.20527/jikad.v4i2.12615
Maimunah. (2021). Implementasi pembelajaran nilai moral dan sosial di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(01), 17–27.
Ningsih, D. S., Salim, A., & Utama, A. H. (2021). Pengembangan media video pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran problem base learning untuk meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran aqidah dan akhlak kelas x di ma darul azhar tanah bumbu. Journal of Instructional Technology J-INSTECH, 2(1), 106–114.
Novitawati. (2014). Perkembangan motorik anak usia 5-6 tahun di tk islam selaras jakarta. Jurnal Tarbiyah Ilmu Pendidikan.
Permendikbud. (2014a). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Permendikbud. (2014b). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Purwanti, R., Suriansyah, A., Aslamiah, & Dalle, J. (2018). Introducing language aspect (english) to early childhood through the combination of picture and picture model, talking stick model, flashcard media, and movement and song method in b1 group at matahariku bilingual kindergarten landasan ulin tengah banjarb. European Jurnal of Education Studies, 5(7), 26–34.
Purwanti, S., Khirunnisaa, A., Juwitaningsih, D., Darma, C., & Nurlaela, N. (2020). Pembelajaran Project Based Learning.
Rahmawati. (2023). Mengembangkan motivasi, aktivitas, dan aspek sosial emosional menggunkan kombinasi model project based learning dan metode demonstrasi dalam kegiatan membuat karya seni sederhana pada anak kelompok b tk islam al-hikmah Banjarmasin. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Ramadina, N., & Cinantya, C. (2022). Mengembangkan aktivitas dan motorik halus anak kelompok a dalam membuat garis sesuai pola melalui model coklat di tk aba 1 pagatan. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 20–32. https://doi.org/10.20527/jikad.v2i1.4696
Raraswati, P. (2020). Mengembangkan tangung jawab pada anak. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rohani, S. (2019). Mengembangkan kemampuan motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit menggunakan kombinasi model examples model demonstrasi, dan metoe pemberian tugas pada anak kelompok a paud terpadu islam nurul ibadah banjarmasin. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Samiyah, S., & Anggraeni, C. (2021). Peningkatan sikap toleransi melalui kombinasi model direct instruction, metode bercerita dengan cerita rakyat di tk b. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 1(2), 52–60. https://doi.org/10.20527/jikad.v1i2.4300
Sanenek, A. K., Nurhafizah, N., Suryana, D., & Mahyuddin, N. (2023). Analisis pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1391–1401. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4177
Sari, R., Jannah, F., & Rahmi, N. (2023). Meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar menggunakan model ground peat untuk siswa sekolah dasar. DIKSEDA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(01), 47–62.
Sulistio, A., & Haryanti, N. (2022). Model pembelajaran kooperatif (cooperative learning model). CV.EUREKA MEDIA AKSARA. https://doi.org/10.46244/visipena.v2i1.36
Suriansyah, A., Aslamiah, Sulaiman, & Noorhafizah. (2014). Strategi pembelajaran. Kharisma Putra Utama Offset.
Wahyudi, M. D., Cinantya, C., & Maimunah, M. (2022). Pelatihan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran di taman kanak-kanak. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 298–305.
Wilda. (2023). Peran guru profesional dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ips disekolah. Profesi Kependidikan-AKWF2204, 1(1), 1–14.
Yusuf, B. B. (2017). Konsep dan indikator pembelajaran efektif. Jurnal Kajian Pembelajaran Dan Keilmuan, 1(2), 13–20.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Marpuah Marpuah, Aslamiah Aslamiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

