Mengembangkan Aktivitas Belajar, Motivasi dan Aspek Kognitif Anak Menggunakan Model Desimal (Demonstration, Make A Match dan Talking Stick)
DOI:
https://doi.org/10.59329/gawi.v2i1.165Keywords:
Aktivitas Belajar, Motivasi, Kognitif, Model DESIMALAbstract
Tujuan diselenggarakannya penelitian yaitu untuk mengetahui aktivitas pendidik, peserta didik dan hasil capaian perkembangan peserta didik pada aspek kognitif mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Subjek penelitian dilaksanakan di kelompok B1 PAUD Terpadu Insan Kamil Banjarmasin Utara dengan jumlah 13 anak. Instrument penelitian yang digunakan terdiri dari lembar aktivitas pendidik, peserta didik, motivasi dan hasil perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan selama 3 kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini berkaitan dengan aktivitas guru yang ditetapkan dalam kriteria baik dengan skor 25, aktivitas dan motivasi anak secara klasikal dengan skor 81 dengan kriteria aktif dan tinggi serta hasil perkembangan menunjukkan adanya peningkatan disetiap pertemuan yaitu mendapatkan pujian Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menggunakan model DESIMAL dapat meningkatkan aktivitas belajar, motivasi dan aspek kognitif anak dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan aspek kognitif anak khususnya dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan.
References
Antari, N. K. A. (2020). Pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar ipa siswa kelas iv sd. Jurnal Edutech Undiksha, 8(1), 136-146.
Ariyanti, T. (2016). Pentingnya pendidikan anak usia dini bagi tumbuh kembang anak the importance of childhood education for child development. Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).
Astari, T., Aisyah, S. N., & Sari, D. A. (2020). Tanggapan guru paud tentang pemberian reward dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study, 1(2), 141-155.
Erwinsyah, A. (2017). Manajemen kelas dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. TADBIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 87-105.
Gunawan, G., Kustiani, L., & Hariani, L. S. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Jurnal penelitian dan pendidikan IPS, 12(1), 14-22.
Hasanah, U. (2018). Strategi pembelajaran aktif untuk anak usia dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 204-222.
Kurnia, S. D. (2021). Urgensi pembelajaran sains dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak usia dini. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 1(1), 46-57.
Kurniasih, N. (2020). Analisis model pembelajaran make a match terhadap kemampuan mengenal angka anak usia 4-5. Journal of Earlychildhood Education, 1(1), 8-15.
Lestariningrum, A. (2015). Pemanfaatan media biji-bijian sebagai sumber belajar bidang pengembangan matematika pada anak usia dini. Efektor, 2(2).
Novita, E. (2022). Praktik pembelajaran inovatif guru penggerak di SDN Inpres Tenga. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2(2), 190-201.
Pamungkas, S. (2020). Upaya meningkatkan hasil belajar daring pada siswa kelas vi melalui media belajar game berbasis edukasi quizizz. Majalah Lontar, 32(2), 57-68.
Raihana, R. (2018). Urgensi sekolah PAUD untuk tumbuh kembang anak usia dini. Generasi Emas, 1(1), 17-28.
Suhardiana, I. P. A. (2018). Model pembelajaran talking stick sebagai pendukung penguasaan english vocabulary pada anak usia dini. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1).
Wahyuni, A., & Sari, N. F. (2022). Peningkatan keterampilan sosial melalui metode bermain kooperatif tipe make a match pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6961-6969.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Fitriah Fitriah, Aslamiah Aslamiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

