Mengembangkan Kreativitas dan Kemampuan Motorik Halus Menggunakan Model Painting dan Media Loose Part Pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.59329/gawi.v3i1.181Keywords:
Kreativitas, Motorik Halus, Project Based Learning, Expelicit Instruction, Media Loose Part.Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas dan perkembangan aspek motorik halus anak pada kelompok B dalam menempel dengan tepat. Penyebabnya adalah kurangnya kegiatan pembelajaran yang melatih motorik halus anak seperti menempel, kegiatan lebih banyak mewarnai dan menebalkan huruf atau angka untuk menstimulus motorik halus. Upaya pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan model Painting (Project Based Learning, Expelicit Instruction) dan media Loose Part. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, menganalisis kreativitas anak dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus anak. Penelitaian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak kelompok B PAUD Terpadu Islam Baitul Makmur yang berjumlah 18 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara, dan penilaian kemampuan motorik halus. Sedangkan analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan cross table dan interprestasi menggunakan presentase dan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria “Sangat Baik” pada pertemuan keempat. Aktivitas anak secara klasikal mencapai 100% dengan kriteria “Sangat Aktif” pada pertemuan keempat. Kreativitas anak memperoleh kategori “Sangat Kreatif” dan hasil perkembangan motorik halus mencapai 100% anak yang berhasil dengan mendapat (BSH) dan (BSB). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Project Based Learning (PjBL), Expelicit Instruction dan Media Loose Part dapat mengembangkan kreativitas dan hasil perkembangan motorik halus anak dengan sangat baik. Disarankan bagi kepala sekolah, bagi guru dan peneliti lainnya dapat digunakan menjadi alternatif , bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
References
Ariana, L., & Novitawati. (2023). Mengembangkan kemampuan anak dalam mengontrol gerakan tangan menggunakan otot halus melalui kombinasi model project based learning dan model direct instruction pada kegiatan mozaik. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(3), 32-41. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i3.10065
Arianti. (2018). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Kependikan, 12(2), 117–134.
Azkia, K., & Sakerani. (2022). Mengembangkan kemampuan motorik halus anak menggunakan kombinasi model expelicit instruction dan savi. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(3), 42–49. https://doi.org/10.20527/jikad.v2i3.7002
Faqihatuddiniyah, Syihabuddin, & Kosasih, A. (2022). Potret penanaman nilai karakter anak di tk bawang putih. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(1), 516–532. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1699
Hasanah, U. (2018). Strategi pembelajaran aktif untuk anak usia dini. INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 204–222. https://doi.org/10.24090/insania.v23i2.2291
Indah, & Purwanti, R. (2022). Meningkatkan kreativitas anak menggunakan model expelicit instruction, metode pemberian tugas dan media bahan alam. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(3), 31–41.
Iryanti, D. E., & Maimunah. (2023). Mengembangkan kemampuan mengenal bentuk, warna dan ukuran menggunakan model problem based learning dan media puzzle shape pada anak usia 4-5 tahun. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(3), 20–31. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i3.10064
Jatmiko, H. T. P., & Putra, R. S. (2017). Refleksi diri guru bahasa indonesia dalam pembelajaran berdiferensiasi di sekolah penggerak. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 224–232.
Mahmudah. (2018). Pengelolaan kelas:Upaya mengukur keberhasilan proses pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 6(1), 53–70. https://doi.org/10.24090/jk.v6i1.1696
Muzdalifah, N., & Novitawati. (2024). Mengembangkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal benda berdasarkan fungsi menggunkan model pbl dan metode tanya jawab pada kelompok a tk mekar sari balangan. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 13–20. https://doi.org/10.20527/jikad.v4i2.12612
Niqo, H., & Wahyudi, M. D. (2024). Mengembangkan motorik halus anak dalam kegiatan mmenggunting melalui kombinasi model project based learning dan metode demonstrasi dengan media bahan bekas di tk. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 1–12. https://doi.org/10.20527/jikad.v4i2.12611
Norhikmah, & Rini, T. P. W. (2022). Mengembangkan kemampuan sains anak dengan menggunakan model project based learning dan metode eksperimen. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(3), 10–20.
Novitawati, & Faudina, G. (2022). Developing fine motor skills using the explicit instrcution model and assigning tasks in cutting out patterns group b in baitul makmur islamic kindergarten banjarmasin. E-Chief Journal (Early Childhood and Family Parenting Journal), 2(2), 11–19.
Pura, D. N., & Asnawati. (2019). Perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kolase media serutan pensil. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 131–140. https://doi.org/10.33369/jip.4.2.131-140
Qomariah, N., & Cinantya, C. (2024). Mengembangkan motivasi, aktivitas, dan kognitif dalam mengenal huruf hijaiyah menggunakan model pandai pada kelompok b. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(1), 10–20. https://doi.org/10.20527/jikad.v4i1.11723.
Rahma, K., & Anggreani, C. (2024). Mengembangkan kemampuan sains anak menggunakan model pjbl dan media loose part pada kelompok b. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(1), 21–30.
Rahmawati, & Sari, N. P. (2022). Mengembangkan kemampuan mengklasifikasikan benda menggunakan kombinasi model expelicit instruction, examples non examples dengan media konkrit. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 1–9. https://doi.org/10.20527/jikad.v2i1.4694
Rehny, Z., & Permatasari, N. (2023). Upaya mengembangkan kemampuan kognitif pada proses sains menggunakan model project based learning kelompok a. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(2), 18–24. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i2.9132
Reza, A. R. N., & Hananik, I. (2022). Mengembangkan kemampuan motorik halus menggunakan model demonstration dan metode pemberian tugas di kelompok a ra muslimat nu pasayangan martapura. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 10–19. https://doi.org/10.20527/jikad.v2i1.4695
Sabila, W. S., & Wahyudi, M. D. (2023). Meningkatkan kemampuan mengungkapkan bahasa anak melalui storytelling dan demonstrasi dengan big book. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(1), 42–51. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i1.7714
Siskawati, & Herawati. (2021). Efektivitas media loose part di paud kelompok a pada masa belajar dari rumah. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 41–47. https://doi.org/10.32832/jpls.v14i2.4629
Wahyudi, M. D., Cinantya, C., & Maimunah. (2022). Pelatihan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran di taman kanak-kanak workshop on utilization of used goods as learning media in kindergarten. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 298–305. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7i2.2491
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hariati Hariati, Maimunah Maimunah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

