Mengembangkan Kemampuan Kognitif Angka 1-10 dengan Model Savidiction Melalui Permainan Tradisional Badamprak Kreasi Kelompok A

Authors

  • Sabariah Rahayu Universitas Lambung Mangkurat
  • Novitawati Novitawati Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.59329/gawi.v2i1.161

Keywords:

Kemampuan Kognitif, Permainan Tradisional Badamprak Kreasi, Model SAVI, Model Direct Instruction

Abstract

Pada kegiatan mengenal angka 1-10 anak hanya mampu menyebutkan angka tanpa mengetahui simbol dari angka tersebut, masih ada yang keliru dan belum mampu ketika menyebutkan dan mengurutkan angka secara benar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan permainan Badamprak Kreasi menggunakan model SAVI dan Direct Instruction (SAVIDICTION). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini anak kelompok A TK Nusantara  Banjarmasin dengan jumlah 7 orang anak yaitu 4 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Hasil penelitian membuktikan bahwa aktivitas guru terlaksana dengan sangat baik. Aktivitas anak secara signifikan setiap pertemuan mengalami peningkatan hingga mencapai seluruh anak aktif dengan persentase 100% dan hasil perkembangan kemampuan kognitif anak memperoleh kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan pesentase 100%. Diharapkan hasil penelitian tersebut sebagai bahan masukan dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui kegiatan permainan Badamprak Kreasi.

References

Agusta, A. R., & Suriansyah, A. (2020). 98 Model pembelajaran bermuatan pemecahan masalah literasi kolaborasi dan learning is fun. Yogyakarta: Nutamedia.

Ariyanti, L. (2016). Pendidikan anak usia dini sebagai dasar pembentukan karakter bangsa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/JPUD.01101

Azman, A. (2020). Manajemen kelas anak usia dini dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 35–44. https://doi.org/10.24815/jpa.v9i1.16589

Fadli, M. (2021). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 9932–9938. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26166

Fajar, D. A. (2020). Model Pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, dan Intellectual) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Diajar, 2(1), 1–10. https://journal.yp3a.org/index.php/diajar/article/view/2751

Fitriana, F., & Novitawati, N. (2021). Mengembangkan kemampuan aspek kognitif melalui kombinasi model make a match, metode bermain angka dan media papan flanel pada anak usia dini. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 1(1), 25. https://doi.org/10.20527/jikad.v1i1.3221

Hasanah, N. (2015). Penerapan permainan tradisional engklek untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia dini. Jurnal PAUD Teratai, 4(1), 22–28. https://doi.org/10.31227/osf.io/zqxhc

Milana, R. (2021). Guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 88–95. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.36431

Nainggolan, N. (2021). Penerapan model pembelajaran SAVI dalam meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas V. Jurnal Metafora, 1(1), 1–10. https://journal.arthamaramedia.co.id/index.php/metafora/article/download/7/7

Nurhayati, D., & Zarkasih, P. K. (2021). Bermain sebagai media pembentukan kecakapan hidup anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(1), 45–53. https://doi.org/10.29408/goldenage.v5i1.2458

Nursyaidah, D. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas belajar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 34–41. https://doi.org/10.21009/jpaud.02205

Rais, M., & Aryani, R. N. (2019). Refleksi guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 45–54. https://doi.org/10.31227/osf.io/yx7q5

Rohman, F., Suyadi, & Kertamuda, R. (2021). Pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 77–85. https://doi.org/10.24114/jpaud.v10i2.25290

Sari, I. P., Fatmawati, R., & Lestari, S. (2019). Perkembangan kognitif anak usia dini dalam perspektif psikologi. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 99–105. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i2.27899

Sari, D. P., Sofia, A., & Fatmawati, N. (2019). Pengenalan lambang bilangan anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 124–133.

Sopian, A. (2016). Tugas, peran, dan fungsi guru dalam pendidikan. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 1(1), 88–97. https://doi.org/10.48094/raudhah.v1i1.10

Srikandi, A., Mulyadi, D., & Wulandari, L. (2020). Revitalisasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 211–223. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.32762

Walidin, W., Saifullah, M., & Tabrani, M. (2015). Metodologi penelitian kualitatif dan tindakan kelas. Banda Aceh: Ar-Raniry Press.

Zaini, A. (2019). Pembelajaran matematika pada anak usia dini melalui metode bermain. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(1), 56–63. https://doi.org/10.25273/jipm.v8i1.4107

Downloads

Published

30-06-2022

How to Cite

Rahayu, S., & Novitawati, N. (2022). Mengembangkan Kemampuan Kognitif Angka 1-10 dengan Model Savidiction Melalui Permainan Tradisional Badamprak Kreasi Kelompok A. Gawi: Journal of Action Research, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.59329/gawi.v2i1.161

Issue

Section

Articles