Pelatihan Pembuatan Alat Early Warning System (EWS) Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Kesiapsiagaan Bencana Banjir Rob
DOI:
https://doi.org/10.59329/carmin.v2i2.69Keywords:
sistem peringatan dini, banjir rob, kesiapsiagaan bencanaAbstract
Desa Sungai Lumbah, Barito Kuala merupakan desa yang terdampak banjir rob. Dalam menghadapi ancaman bencana banjir rob, kesiapsiagaan adaah hal yang penting dan menjadi kunci keselamatan. Sistem peringatan dini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan (pra bencana). Kegiatan ini menggunakan pendekatan Rural Participatory Appraisal (RPA). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan Juli 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas masyarakat yang bermukim di Desa Sungai Lumbah yang rawan terhadap banjir rob. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Sungai Lumbah berupa pelatihan pembuatan alat early warning system sederhana, dan kemudian dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman penduduk mengenai alat early warning system ini. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Masyarakat berlatih membuat alat early warning system sederhana untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka terhadap bencana banjir rob. Alat ini akan memberikan alarm ketika terjadi kenaikan muka air yang ada disekitar mereka, sehingga masyarakat bisa waspada dan melakukan berbagai tindakan penyelamatan, misalnya meletakan hasil panen mereka dan barang-barang berharga lainnya ketempat yang lebih tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya dan kesiapsiagaannya dalam menghadapi bencana. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman dan pengetahuan mereka yang meningkat setelah dilakukan pelatihan.
References
Aisyah, S. (2021). Tingkat Kerentanan Bencana Banjir Di Kecamatan Martapura. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 7(2).
Anwar, Y., & Ningrum, M. V. R. (2022). Dampak Bencana Banjir Terhadap Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1).
Arisanty, D., Hastuti, K. P., Putro, H. P. N., Abbas, E. W., Halawa, Y. A., & Anwar, K. (2022). Mitigasi Banjir Berbasis Masyarakat Pada Desa Rawan Banjir Di Kabupaten Barito Kuala. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1).
Chambers, R. (1996). Participatory Rural Appraisal (Memahami Desa SecaraPartisipatifj, Terjemahan Y. Sukoco, Yogyakarta: Kanisius.
Fatimahsyam, F. (2018). Pengintegrasian Pengurangan Risiko Bencana dengan Pendekatan Mazhab Antroposentris. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 20(1), 49–65.
Hariyadi, H., & Ulfa, H. N. (2020). PURWARUPA SISTEM PERINGATAN DINI BANJIR BERBASIS ARDUINO UNO. Ensiklopedia of Journal, 3(1), 13–18.
Mahida, M. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Traffic Safety Di Daerah Rawan Bencana Rob (Studi Kasus: Banjir Rob Jalan Arteri Nasional Ruas Terboyo-Genuk, Kota Semarang). Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum, 10(2), 141–151.
Murdiaty, M., Angela, A., & Sylvia, C. (2020). Pengelompokkan Data Bencana Alam Berdasarkan Wilayah, Waktu, Jumlah Korban dan Kerusakan Fasilitas Dengan Algoritma K-Means. Jurnal Media Informatika Budidarma, 4(3), 744–752.
Prabawa, M. S., Indriani, W., & Dewiyanti, H. (2019). Mitigasi Spasial terhadap Bencana Sosial di Permukiman Johar Baru, Jakarta Pusat. Jurnal Arsitektur ZONASI, 2(1), 46–55.
Prawira, N. G. A. (2021). Kriteria Penentuan Kawasan Evakuasi Bencana Non-Alam dan Bencana Sosial sebagai Upaya Mitigasi. Jurnal Bali Membangun Bali Volume 2 Nomor 2 Agustus 2021, 137.
Putro, H. P. N., Arisanty, D., & Hastuti, K. (2022). Desa Tangguh Bencana Banjir: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Nilai Kearifan Lokal Banjar.
Riberu, G. E. (2018). Penentuan Zonasi Kawasan Risiko Bencana Banjir Rob Di Kabupaten Probolinggo–Provinsi Jawa Timur.
Rochdyanto, S. (2000). Langkah-langkah pelaksanaan metode PRA. Makalah ToT PKPI. Yogyakarta.
Rusdi, M., & Batubara, F. A. (2019). Sistem Peringatan Dini Banjir Air Laut Menggunakan Sensor Ultrasonik Melalui Komunikasi Sms. Jurnal Mantik Penusa, 3(2, Des).
Salim, M. A. (2018). Penanganan banjir dan rob di wilayah Pekalongan. Jurnal Teknik Sipil, 11, 15–23.
Suharini, E., & Kurniawan, E. (2019). Pelatihan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Guna Mewujudkan Masyarakat Tanggap Bencana. JURNAL PANJAR: Pengabdian Bidang Pembelajaran, 1(2), 114–117.
Suwaryo, P. A. W., & Yuwono, P. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. URECOL, 305–314.
Widarjoto, P., Budiarto, A., & Triutomo, S. (2019). PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MISKIN DALAM MENGHADAPI BANJIR ROB DI KECAMATAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA. Jurnal Manajemen Bencana (JMB), 5(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Sidharta Adyatma, Deasy Arisanty, Akhmad Munaya Rahman, Faisal Arif Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

