PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PEMANFAATAN MEDIA BOTOL ANGKA PADA KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA KECAMATAN MELAK
DOI:
https://doi.org/10.59329/gawi.v1i2.62Keywords:
Kemampuan Kognitif, Media Botol Angka, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Kemampuan kognitif anak perlu dikembangkan sejak dini. Media barang bekas merupakan salah satu sarana untuk dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam pembelajaran konsep bilangan. Hasil observasi di TK Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, ditemukan sebagian besar anak belum sepenuhnya berkembang kemampuan kognitifnya, anak hanya mampu menghafal angka namun tidak dapat mengenal lambang bilangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan peningkatan kemampuan berhitung anak melalui media botol angka. Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian yaitu anak kelas B TK Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, yang berjumlah 16 anak. Penelitian dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan melakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi di setiap siklusnya. Pada tahap pengamatan tindakan dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung oleh peneliti yang juga berperan sebagai guru kelas. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Proses Pemanfaatan Media Botol Angka Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak di Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, dilaksanakan dengan langkah-langkah pembuatan media, yaitu penggunaan media barang-barang bekas. Kemudian pada pertemuan selanjutnya anak diajak bermain dengan menggunakan media barang bekas yang dihitung sesuai yang jumlahnya disesuaikan dengan kartu angka ataupun kocokan angka. Hasil penelitian pada siklus 1 kemampuan kognitif anak mencapai 35% dengan kriteria Mulai Berkembang (MB), pada siklus 2 skor keseluruhan Kemampuan Berhitung Anak sebesar 55% dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH), kemampuan berhitung anak meningkat pada siklus III meningkat menjadi 80% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikatakan bahwa media barang-barang bekas seperti botol plastik, kardus bekas, sedotan, dan tutup botol dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak
References
Arsyad, A. (2015). Media Pembelajaran. Jakarta: Grafindo Persada
Arikunto, Suharsimi (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Karya
Arikunto, Suharsimi, Kurt Lewin. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: PT. Bina Aksara
Gunarti winda dkk. (2010). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Putri, R. D. P., & Kurniawan, S. J. (2018). Implementasi Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Field Trip. In Seminar Nasional dan Call for Paper “Membangun Sinergitas Keluarga dan Sekolah Menuju PAUD Berkualitas (pp. 217- 225).
Yuliani Nurani. dkk. 2011. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka.
Supriyanto, A., Hartini, S., Syamsudin, S., & Sutoyo, A. (2019). Indicators of professional competencies in research of Guidance and Counseling Teachers. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 53-64.
Susanto. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya.
Jakarta: PT Kencana Perdana Media Group.
Suyanto. 2005. Konsep Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Nurani, Y., & Pratiwi, N. (2020, November). Digital Media for the Stimulation of Early Childhood Self Help Skills. In 2nd Early Childhood and Primary Childhood Education (ECPE 2020) (pp. 240-244). Atlantis Press.
Sudjana, Nana. (2015).Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Kustaniah Kustaniah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

