Mengembangkan Aktivitas, Kemandirian dan Aspek Motorik Halus Menggunakan Model Direct Intruction dan Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B

Authors

  • Hadijah Hadijah Universitas Lambung Mangkurat
  • Celia Cinantya Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.59329/gawi.v2i1.173

Keywords:

Menggunting Sesuai Pola, Direct instruction, Montase, Bahan Bekas

Abstract

Masalah utama disini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan motorik halus anak dan kemandirian. Pemecahan masalah diatasi dengan kombinasi model direct instruction melalui kegiatan montase dengan media bahan bekas. Penelitian ditujukan untuk mendiskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas, kemandirian anak dan menganalisis hasil perkembangan anak. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian adalah kelompok B TK Islam Baitul Makmur sebanyak 14 anak. Teknis pengumpulan data menggunakan observasi, analisis deskriptif dengan tabel dan grafik. Temuan menunjukkan hasil aktivitas guru mencapai kreteria sangat baik padapertemuan 4. Aktivitas klasikal anak 86% dengan kreteria hamper seluruh anak aktif pada pertemuan 4. Kemandirian klasikal anak 93% dengan kreteria hamper seluruh anak mandiri pada pertemuan 4. Dan hasil perkembangan anak secara klasikal 93% dengan interprestasi BSB (berkembang sangat baik) pada pertemuan 4. Untuk mencapai hasil perkembangan motorik halus yang lebih baik, sebaiknya menggunakan model pembelajaran direct instruction melalui kegiatan montase dengan media materi yang digunakan sebagai referensi pembelajaran yang efektif.

References

Diana, P. Z., Wirawati, D., & Rosalia, S. (2020). Blended learning dalam pembentukan kemandirian belajar. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 9(1), 16-22.

Fakhrurrazi, F. (2018). Hakikat pembelajaran yang efektif. At-Tafkir, 11(1), 85-99.

Fristoni, M. (2013). Penggunaan media papan flanel untuk meningkatkan proses pembelajaran tematik pada siswa sekolah dasar (Doctoral dissertation, State University of Surabaya).

Hairiyah, S. (2019). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui permainan edukatif. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 7(2), 265-282.

Hanafi, S. H., & Sujarwo, S. (2015). Upaya meningkatkan kreativitas anak dengan memanfaatkan media barang bekas di TK Kota Bima. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 215.

Karela, Y., Iswantiningtyas, V., & Kurniawati, E. (2020). Kegiatan montase sebagai upaya mengembangkan motorik halus di kelompok bermain. Child Education Journal, 2(2), 92-97.

Panggabean, R. D. E., Lumbantobing, P. A., & Farida, N. (2022). Upaya mengembangkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting kertas (pola). Jurnal Ilmiah Aquinas, 246-260.

Ramadina, N., & Cinantya, C. (2022). Mengembangkan aktivitas dan motorik halus anak kelompok a dalam membuat garis sesuai pola melalui model coklat di tk aba 1 pagatan. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 20-32.

Rantina, M. (2015). Peningkatan kemandirian melalui kegiatan pembelajaranpractical life. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 181-200.

Rosmi, N. (2017). Penerapan model pembelajaran langsung untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 003 Pulau Jambu. Jurnal Pajar, 1(2), 162-167.

Sari, A. (2021). Perkembangan bahasa anak usia dini 5-6 tahun ditinjau dari aspek sintaksis dan pragmatik. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 102-106.

Sari, E. R., Yusnan, M., & Matje, I. (2022). Peran guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui media pembelajaran. Jurnal Eduscience, 9(2), 583-591.

Sidik, N.H., & Winata, H. (2016). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran direct instruction. Jurnal pendidikan Manajemen perkantoran, 1(1), 49-60.

Sumaryanti, L. (2017). Peran lingkungan terhadap perkembangan bahasa anak. Muaddib: Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(01), 72-89.

Suriyani, N. K. (2020). Penggunaan model pembelajaran direct instruction sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar ips. Journal of Education Action Research, 4(3), 330-337.

Waslimah, E., Alim, M. L., & Syahrial, S. (2020). Peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan metode demonstrasi dalam pemanfaatan bahan bekas. Journal of Education Research, 1(3), 265-275.

Yulianto, D., & Awalia, T. (2017). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan montase pada anak kelompok b ra al-hidayah nanggungan kecamatan prambon kabupaten nganjuk tahun pelajaran 2015/2016. Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 2(2), 118-123.

Downloads

Published

30-06-2022

How to Cite

Hadijah, H., & Cinantya, C. . (2022). Mengembangkan Aktivitas, Kemandirian dan Aspek Motorik Halus Menggunakan Model Direct Intruction dan Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B. Gawi: Journal of Action Research, 2(1), 18–24. https://doi.org/10.59329/gawi.v2i1.173

Issue

Section

Articles