Optimalisasi Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Inovasi MPASI Superfood Lokal

Authors

  • Anggi Febrianti Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Nurannisa F. A Universitas Muhammadiyah Bone
  • Nur Afina Universitas Muhammadiyah Bone
  • Ika Paradina Kusma Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.59329/pkpm.v3.245

Keywords:

Stunting, MPASI, Kelor, Pepaya, Posyandu

Abstract

Tingginya angka stunting di Kabupaten Bone, khususnya di Desa Balle, menjadi perhatian serius dalam upaya peningkatan kualitas gizi balita. Desa ini memiliki potensi superfood lokal berupa daun kelor dan pepaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program pengabdian masyarakat bertajuk Growth, tim pelaksana berupaya memberdayakan Kader Posyandu Mutiara dalam mengolah potensi tersebut menjadi produk inovatif berbentuk Permen Jelly sebagai MPASI alternatif yang bergizi dan ramah anak. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan strategis: Knowledge Asset (edukasi gizi dan potensi superfood lokal), Production Asset (pembuatan dan pengemasan produk), Development Asset (pemasaran digital dan kaderisasi), serta Scalability Asset (penguatan keberlanjutan dan kerja sama multipihak). Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader, terbentuknya produk inovatif desa, serta terciptanya sinergi antara akademisi, pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.           

References

Adiansyah, R., Asfar, A. M. I. T., Rianti, M., Andriani, I., Malina, A. C., Kasmiati, K., ... & Nurannisa, A. (2024, March). Pengolahan tepung rumput laut (Seaweed Fluor) serbaguna dalam membantu olah lanjut pemberian makanan tambahan (PMT) guna mencegah tengkes (stunting). Prosiding Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri, 4(2), 180–190.

Aguado, D., Rico, R., Sanchez-Manzanares, M., & Salas, E. (2014). Teamwork competency test (TWCT): A step forward on measuring teamwork competencies. Group Dynamics: Theory, Research and Practice, 18(2), 101.

Anderson, L.W. dan Krathwohl, D.R. 2001. A taxonomy for learning, teaching, and assessing: a revision of bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman. New York.

Budiastuti, R. F., Sabila, A., Yuwanda, A., Zhafira, B., Indriani, M., Imanda, R. C., & Hermawati, S. P. (2024). Pemberdayaan kader Posyandu dalam upaya peningkatan status gizi balita untuk pencegahan stunting dengan memanfaatkan nutraseutikal daun kelor (Moringa oleifera). Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 127–134.

Diana, L. R., Adinda, E. R., Santoso, I. H., & Erreza, M. (2022). Permen kelor jelly (kelly): Diversifikasi sebagai bentuk inovasi produk UMKM Omah Kelor Anugerah Blitar. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 229–233.

Hizriyani, R. (2021). Pemberian ASI eksklusif sebagai pencegahan stunting. Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 8(2), 55–62.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022: Prevalensi stunting balita. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

Kirkpatrick, D. (1959). The Kirkpatrick model of training evaluation. The Journal of the American Society of Training Directors, 13(11), 3–9.

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: tantangan dan solusi di era modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745.

Marzuki, K., Natsir, N., & Arsyad, Y. (2025). Edukasi mengolah buah durian sebagai industri rumah tangga di Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Tasnim Journal for Community Service, 6(2), 104-111.

Prihatini, I., & Dewi, R. K. (2021). Kandungan enzim papain pada pepaya (Carica papaya L.) terhadap metabolisme tubuh. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), 449–458.

Rahmawati, S., Yati, S. R., Sholihah, P. D., & Aviva, R. (2024). Membangun kesadaran stunting di Indonesia: program edukasi komprehensif oleh kelompok pengabdian masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya. Social Studies in Education, 2(1), 59-74.

Rubin, R. B., & Marti, M. M. (1994). Development of measure of interpersonal communication competence. Communication Research Reports, 11(1), 33–34.

Simpson, E.J. 1972. The Classification of Educational Objectives in the Psychomotor Domain. Gryphon House. Washington, DC.

Sridanti, I. L., & Febrianto, S. (2024). Transfer teknologi pengendalian penyakit bercak daun pada cabai berbasis ekstrak daun kelor sebagai pestisida nabati. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 111–116.

Wigati, A., Sari, F. Y. K., & Suwarto, T. (2022). Pentingnya edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada balita. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 155–162.

Downloads

Published

12/31/2025

How to Cite

Febrianti, A., Asfar, A. M. I. T., Asfar, A. M. I. A., A, N. F., Afina, N., & Kusma, I. P. (2025). Optimalisasi Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Inovasi MPASI Superfood Lokal. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat, 3, 47–51. https://doi.org/10.59329/pkpm.v3.245

Issue

Section

Articles